Berita Timur Tengah Terbaru – Amerika Serikat bisa melakukan serangan militer baru terhadap Suriah. Duta besar di Amerika Serikat menyatakan bahwa Anatoly Antonov selaku duta besar Moskow di Washington telah memberikan sebuat peringatan kepada Amerika Serikat. Peringatan ini ditujukan kepada Amerika Serikat untuk tidak melakukan penyerangan terhadap Suriah. Pemberian peringatan ini disampaikan pada pertemuan antara Anatoly Antonov sebagai duta besar Moskow di Washington, James F. Jeffrey sebagai perwakilan khusus Amerika Serikat, dan David Satterfield sebagai pejabat asisten sekretaris Amerika Serikat pada awal pekan. Dalam pertemuan tersebut, Anatoly Antonov menyampaikan bentuk keprihatinan pemerintahan Rusia terhadap Suriah yang mana Washington, London, dan Paris sedang melakukan perencanaan serangan terhadap Suriah.

Peringatan kepada Amerika Serikat ini menjadi berita timur tengah terbaru yang dapat anda dapatkan di media berita online matamatapolitik.com yang menyediakan berita terlengkap. Utusan negara Rusia meminta Amerika Serikat untuk menghentikan serangan terhadap Suriah. “kami mengungkapkan keprihatinan terhadap Suriah yang mana Amerika Serikat telah merencanakan serangan baru terhadap Suriah dengan menggunakan senjata kimia. Hal ini menjadi perhatian besar bagi kami karena penggunaan senjata kimia dalam suatu penyerangan merupakan hal yang melanggar hukum” ungkap utusan Rusia yang merasa prihatin terhadap nasib penduduk Suriah. Anatoly Antonov menyatakan bahkan serangan terhadap Suriah disebabkan karena adanya provokasi yang dilakukan oleh kelompok teroris Jabhat al-Nusra,

Yang berperan aktif dan sebagai kekuatan Inggris untuk melakukan serangan udara terhadap militer dan infrastruktur Suriah. Untuk itu, Rusia memberi peringatan kepada Amerika Serikay untuk tidak menyerang Suriah.”kami memperingatkan Amerika serikat untuk tidak melakukan penyerangan terhadap Suriah. kami berharap Amerika Serikat menghindari untuk menghindari penyerangan dengan menggunakan senjata kimia beracun. kami berharap Amerika Serikat bisa mendengar peringatan kami” ucap Anatoly Antonov. Masalah Suriah ini berawal dari teroris Takfiri yang melakukan serangan kimia di provinsi Idlib dan menyalahkan Damaskus. Serangan gas dan serangan gas pernah terjadi di kota Duma di pinggiran Damaskus.

Akibat insiden ini, negara-negara Barat menyalahkan pemerintahan Suriah dan selalu memberikan penyerangan terhadap Suriah.  Bahkan negara Inggris dan Prancis pernah melakukan serangan dengan tujuan melumpuhkan pemerintah Suriah untuk berhenti memproduksi bahan kimia. Konflik Suriah ini sampai sekarang masih menjadi kasus yang sangat memprihatikan dan menjadi berita timur tengaj terbaru. Hampir setiap pekan terjadi penyerangan terhadap Suriah. Sehingga membuat pemerintahan Rusia merasa prihatin terhadap penduduk Suriah dan meminta Amerika Serikat untuk tidak melakukan serangan terhadap Suriah. Berita mengenai Suriah ini dapat anda akses di media berita matamatapolitik.