Bisnis memang merupakan salah satu hal yang menantang sekaligus juga menguntungkan. Ada berbagai macam bisnis yang menguntungkan dan patut dicoba untuk menambah penghasilan sebagai pekerjaan sampingan atau bahkan pekerjaan utama, misalnya bisnis snack (makanan ringan), bisnis es krim, bisnis fashion dan lain sebagainya. Untuk bisnis yang tidak pernah mati biasanya adalah bisnis dalam bidang kuliner dan fashion.

Bisnis fashion (bisnis pakaian) dalam hal ini secara luas memang tidak pernah ada habisnya namun yang perlu Anda tahu sebelum memulai bisnis ini yaitu bahwa bisnis fashion (bisnis pakaian) selalu mengalami perubahan dalam waktu cepat karena selalu ada tren yang terus berputar dan berubah. Berikut, adalah beberapa tips memulai bisnis penting dalam bisnis fashion:

  • Tentukan Pelanggan

Salah satu tips memulai bisnis yang pertama adalah menentukan pelanggan. Tentukan pelanggan atau siapa target pasar yang Anda incar untuk membeli pakaian yang Anda jual, apakah orang yang ekonomi kelas atas, menengah atau menengah ke bawah, atau dewasa, anak-anak, remaja atau muslimah. Menentukan target pasar penting dilakukan agar barang yang Anda stok (sediakan) selalu menarik minat dari pembeli Anda nantinya yang akhirnya membuat mereka menjadi pelanggan setia Anda.

  • Lihatlah tren

Setelah menentukan pelanggan hal yang selanjutnya agar pakaian yang Anda jual laris, Anda harus melihat tren terkini yang sedang berkembang. Kejelian dalam melihat tren selain menarik minat pelanggan juga dapat membuat modal Anda dapat dengan cepat berputar apabila barang dagangan (pakaian) Anda laris di pasaran.

  • Temukan Supplier Terpercaya dan Tepat

Ini merupakan bagian tersulit karena menemukan seseorang yang dapat dipercaya dan tepat memang tidaklah mudah karena jalan usaha Anda selanjutnya lancar atau tidak juga ditentukan oleh supplier yang Anda pilih. Untuk itu, sebelum memilih supplier buatlah perjanjian yang jelas dan lihatlah dengan teliti barang-barang yang ada pada supplier dengan begitu Anda tidak mudah tertipu ataupun merasa rugi di kemudian hari.